5 Hal yang Harus Kamu Kuasai Ketika Menjalani Bahtera Rumah Tangga

Ketika menengok usia sudah tidak lagi belasan, kamu pasti mulai berfikir tentang sebuah pernikahan. Sebuah moment spesial yang banyak dinantikan oleh kebanyakan orang usia 20-an. Akan tetapi untuk memulai sebuah ikatan suci tersebut, tidak cukup kalaulah hanya bermodalkan cinta.

Kamu harus menguasai berbagai hal terkait dengan kehidupan setelah menikah. Agar kelak rumah tangga yang kamu bangun dapat berdiri tegak tidak mudah retak.

Semua orang pasti mendamba sebuah keluarga yang haromis, penuh kasih sayang, sakinah, mawaddah dan rahmah. Berharap memiliki anak-anak yang sholih saholihah, bisa menjadi kebanggaan orang tua di kemudian kelak. Tidak hanya pandai secara pribadi, namun juga bisa bersosial dengan baik di masyarakat.

Namun, bekal apa yang sudah kamu miliki untuk meraih itu semua?

Kehidupan setelah menikah merupakan sebuah perjalanan panjang yang harus kamu lalui dengan  persiapan matang. Banyak diantaranya yang tidak memperhatikan persiapan, penginnya instan dan learning by doing. Padahal kehidupan setelah menikah tidak sebercanda itu.

Kamu perlu bekal ilmu dasar yang berhubugan dengan pernikahan atau membangun keluarga bahagia. Nah berikut ini merupakan 9 kunci agar kamu dapat meraih tujuan tersebut. Penasaran apa saja? Yuk simak tipsnya berikut ini:

Setelah Menikah Kamu Bukanlah Milikmu Pribadi, Maka Bersikaplah Dewasa

Kunci rumah tangga harmonis bersikap dewasa
Gambar via: Hipwee.com

Dalam setiap keadaan setelah menikah, kamu harus bisa bersikap dewasa. Tidak ada lagi sifat kekanak-kanakan. Sebisa mungkin untuk saling memahami satu sama lain, karena posisi kamu saat ini sebagai pengelola rumah tangga. Entah itu kamu sebagai suami atau kepala rumah tangga maupun kamu sebagai seorang istri.

Beberapa sikap dewasa ini sudah semestinya ada dan melekat dalam dirimu. Pertama, emosi yang stabil. Mereka yang setelah menikah masih belum bisa mengontrol emosi, maka mulai hari ini kamu harus bisa untuk lebih dewasa. Tidak mudah menangis, tidak mudah marah apalagi sampai memukul.

Kamu harus bisa bersikap dewasa, memulai untuk lebih mengintrospeksi diri sendiri. Melalui mereka-merekalah kamu harus banyak belajar. Bagaimana bersikap lapang dada, mudah meminta maaf dan saling memaafkan, membuang jauh sikap egois serta megatasi amarah yang kerap menjamah dirimu.

Kedua, jaga komunikasi. Apabila ada suatu hal yang tidak kamu suka dari pasangan, maka bersikap bijaksana dan berkatalah dengan penuh kasih sayang. Berbicaralah dengan nada yang halus dan rendah tanpa harus mengkritiknya.

Kalau pun kamu harus mengkritik, ucapkanlah dengan bahasa yang lembut agar tidak sampai melukai hati pasanganmu. Disamping itu, kamu juga harus mau mendengarkan apa yag diutarakan oleh pasanganmu. Cobalah untuk menjadi pendengar yang baik bagi pasanganmu.

BACA JUGA: Misteri Cincin Pernikahan yang Selalu di Jari Manis

Ketiga, bersikap dewasalah dengan cara saling memahami. Selepas akad nikah, memang semua yang awal masing-masing kini telah menjadi berdua. Namun tidak semua hal harus kamu bagikan pada pasangan. Setiap orang masih memilki privasi untuk dirinya sendiri. Perlu kamu ketahui juga bahwa perbedaan itu ada dan pasti dialami oleh pasangan manapun di dunia ini.

Menyatukan dua orang menjadi satu kepala ini bukan perkara mudah. Harap perhatikan karena ini hal yang serius. Dalam sebuah pernikahan, adanya suatu beda pemahaman dan perselisihan itu memang wajar. Cara penyelesaian kamu disini akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap rumah tangga yang kamu bina.

Mereka yang usia pernikahannya bisa awet, tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan baik. Entah solusi menggunakan cara suami atau istri. Karena sebuah pernikahan itu  sebuah penyatuan antara dua keluarga yang memiliki kebiasaan dan budaya yang berbeda.

Kamu harus bisa memahami kebiasaan pasangan kamu tersebut. Pasanganmu memiliki kebudayaan yang telah ditanamkan oleh keluarganya, termasuk juga dari sukunya. Pahamilah budaya itu khususnya adab dan perilaku sehari-hari.

Keempat, selalu positif thinking. Dalam berumah tangga, kamu pasti mendamba keluarga yang bahagia. Untuk itu, usahakanlah selalu bersama pasanganmu agar senantiasa menciptakan sesuatu yang positif. Mulai dari prasangkaan sampai tindakan yang kamu lakukan.

Salah satunya ialah dengan cara medukung kegiatan yang akan dilakukan oleh pasanganmu. Menyemangatinya ketika hendak melakukan kegiatan tersebut akan membuat pasanganmu merasa lebih tenang dan bahagia.

Sudah Wajib Bagi Kamu Untuk Memiliki Pengetahuan Tentang Seks Dan Kesehatan Reproduksi

Kunci rumah tangga harmonis mempelajari kesehatan reproduksi
Gambar via: Telegrafi.com

Memang sebagian kita masih ada yang beranggapan bahwa membicarakan seks ini merupakan hal yang tabu. Namun tidak dapat disangkal juga kalau seks ini merupakan bumbu yang tiada duanya. Kepuasan ketika berada diatas ranjang memiliki pengaruh yang besar dalam keharmonisan keluargamu.

Bukan pada teknik ataupun posisi kamu ketika berhubungan. Kesehatan reproduksi juga wajib untuk kamu ketahui. Seperti bagaimana cara menghitung masa subur pada pasangan. Biasanya pasangan yang baru menikah memiliki target yang berbeda beda.

Ada yang ingin untuk segera mendapatkan momongan dan ada pula yang tidak. Untuk dapat mewujudkan rencana tersebut, bisa menghitung masa subur merupakan hal yang memang harus kamu kuasai.

BACA JUGA: 13 Cincin Pernikahan Paling Unik dan Mewah di Dunia

Tidak Hanya Jago Mengatur Keuangan, Kamu Juga Harus Pandai Mengatur Waktu

Kunci rumah tangga harmonis mengatur waktu dan keuangan
Gambar via: a-solutions.sk

Ketika telah menikah, segala kebutuhanmu akan semakin bertambah. Bisa jadi pengeluaranmu bertambah dua kali atau lebih banyak. Bahkan bisa membengkak hingga 5 kali lipat apabila telah hadir anak-anak yang kamu nantikan sebelumnya.

Mulailah mengatur pengeluaran dari membeli barang-barang yang kamu butuhkan. Ingatlah ada anak-anak yang harus kamu dahulu kebutuhannya. Mereka memilki masa depan yang masih panjang, sehingga kamu harus bisa menahan diri untuk tidak membeli barang yang bersifat tersier.

Selain pandai mengatur keuangan, kamu juga harus bisa menyeimbangkan waktu yang ada. Kamu tidak boleh lagi egois, dengan terlalu fokus pada karir. Ada suami atau istri yang selalu memikirkan waktu untuk bersamamu.

Tanggung jawab dan perananmu kini telah bertambah. Kamu yang saat ini sebagai kepala rumah tangga, istri atau menantu juga sebagai seorang hamba Tuhan. Ingat dan kerjakan tugasmu sebagai seorang hamba agar segala urusanmu menjadi lebih berkah.

Hubungan silatirahim kepada orang tua juga harus selalu kamu jaga.Terlebih lagi kalau kamu sudah menjadi seorang ayah atau ibu, engkau akan mengetahui bagaimana bahagianya orang tua ketika didatangi anak-anaknya yang telah menikah bersama dengan cucu-cucunya.

Ilmu Mengasuh Anak Juga Harus Kamu Utamakan

Kunci rumah tangga harmonis pandai mengasuh anak
Gambar via: Teropongsenayan.com

Hadirnya buah hati dalam membina rumah tangga merupakan hal yang paling dinantikan setiap pasangan. Mereka adalah karunia terbesar yang harus kamu jaga dengan baik. Kamu harus mampu mendidik mereka agar berakhlak mulia.

Bekalilah dirimu dengan ilmu parenting, agar kelak anak-anakmu menjadi pribadi yang patuh kepadamu. Taat pada syariat agama dan bisa bermanfaat bagi masyarakat terlebih kepada negara.

BACA JUGA: Kumpulan Kata Syahdu dan Lucu Seputar Pernikahan

Jangan Enggan Untuk Rajin Mencuci, Memasak dan Bersih Bersih

Kunci Rumah Tanggamu Tetap Harmonis pandai memasak
Gambar via: Gayahidup.republika.co.id

Tidak hanya kewajiban seorang istri, suami juga perlu menguasai keterampilan tersebut. Agar rumah tangga yang kamu jalani bisa berjalan harmonis, sesekali atau seringkalilah untuk melakukan pekerjaan rumah tersebut berdua.

Kamu akan merasakan manisnya hidup bersama pasangan kalau kamu bisa melakukan hal-hal seperti ini berdua. Apalagi kalau kamu sedang bosan dan sama-sama tidak ada kegiatan. Cara-cara seperti ini merupakan bumbu ampuh ketika cinta mulai merosot.

Leave a Comment