Sejuta Warna Perasaan Perempuan di Hari Pernikahan

Dari sini kita dapat mengetahui bagaimana perasaan dari seorang perempuan di hari pernikahannya itu. Tentu yang dirasakan adalah rasa bahagia yang menggelora, harap-harap cemas saat mendengarkan ijab kabul yang sedang berlangsung, dan tentunya dipenuhi dengan bunga-bunga cinta. Asyik, betapa indahnya bahtera pernikahan.

Akan tetapi, sering sekali apa yang dirasakan oleh perempuan di hari pernikahannya itu bisa meleset dari yang mereka bayangkan. Okelah kalau di hari itu ada perasaan bahagia, berbunga-bunga, maupuan segala perasaan bahagia lainnya yang bercampur menjadi satu di dalam diri seorang pengantin.

Ia pun sudah merencanakan jauh-jauh hari sebelum hari yang di tungu-tunggu itu dimulai. Mulai dari persiapan baju pengantin, catering, dekorasi, tamu undangan, samapi penghulu pun sudah beres ia siapkan. Sisanya hanya pergerakan jarum jam di dinding, sambil harap-harap cemas.

Akan tetapi dari semua persiapan tadi, perempuan sering sekali tidak memikirkan dirinya sendiri dalam hal mental, setidaknya terdapat beberapa hal yang biasa dirasakan oleh perempuan dihari pernikahannya itu.

Kamu laki-laki? Tidak mengapa untuk mengintip ulasan berikut ini, agar supaya kamu bisa lebih lagi dalam memahami perasaan calon istri. Kamu perempuan? Berikut ini adalah hal-hal yang sangat mungkin untuk kamu rasakan di hari pernikahanmu.

1. Letih, Lemah, Lesu, Lunglai. Kamu Akan Merasakannya

perasaan saat menikah
muslimahzone.com

Meskipun di hari biasa kamu tidak punya masalah seperti susah memejamkan mata, tetapi di hari istimewamu itu kamu bisa bangun pagi dengan kondisi seperti kemarin habis muncak.

Di hari yang akan menjadi sejerah dalam hidupmu itu, kamu akan merasa akan susah dalam mengendalikan diri. Tubuhmu seakan tidak mau patuh terhadap perintahmu. Mungkin hal tersebut terjadi karena kelelahan akibat kesibukanmu yang luar biasa setelah sebelumnya sibuk mempersiapkan hari-H.

Tapi tidak usah khawati, karena seiring dimulainya acara, kamu akan mendapati tamu yang akan memenuhi ruangan, kemudian juga mendengarkan syahdunya lagu-lagu walimah, serta dukungan dari keluarga, kondisi maka hal tersebut akan membuat tubuhmu kembali fit.

Kamu tidak lagi merasa resah gelisah dan semua lelahmu itu akan terbayar saat penghulu sudah mengesahkan hubunganmu dengan Si Doi. Ada baiknya, saat para tamu undangan sedang menikmati hidangan, kamu juga ikut mengisi perutmu meskipun itu hanya sedikit. Karena hal tersebut akan membuat tenagamu terjaga.

2. Hipersensitif, Senggol Dikit Nangis!

mudah nangis
voa-islam.com

Hal tersebut sangatlah normal, karena ini memang haris bersejarah untuk hidupmu, jadi kamu mempersiapkannya dengan matang dan hal tersebut sangat menguras tenaga serta pikiran. Jadi bukan hal aneh lagi bila kamu menjadi sosok yang mendayu-dayu. Saat ini kamu hanya mengalami peningkatan emosi.

Sedikit bentakan dari ayah yang peduli padamu, sedikit omelan dari ibu, dan sedikit candaan dari sahabat kamu, mampu membuatmu ingin menangis. Hal tersebut merupakan sesuatu yang normal, karena hampir semua penganti pernah merasakannya.

3. Mendadak Seperti Ada Sesuatu di Perut, Rasanya Mual

serasa mual
hipwee.com

Hal seperti ini sudah biasa terjadi, ini adalah akibat dari kombinasi yang dihasilkan oleh kegembiraan yang meluap serta rasa kegugupan yang melonjak, maka hal tersebut membuatmu merasa ingin membuang jauh-jauh makanan yang ada.

Pastilah hal tersebut sangat melawan keinginan dari orang-orang yang selalu menyarankan untuk makan meskipun hanya sesuap nasi atau selembar roti. Permen pelega tenggorokan atau permen jahe adalah pilihan tepat saat-saat seperti ini.

Dan kamu tidak usah panik, karena perasaan ini akan berangsur normal saat kamu sudah memasuki ruang tempat diadakannya ijab kabul sampai bertemu dengan suamimu.

BACA JUGA: 10+ Menu Catering Pernikahan yang Menggugah Selera

4. Kurang Fokus, Konsentrasipun Buyar

tamu undangan
creativefotografi.com

Jika bisa, kamu pasti akan membelah diri seperti halnya amoeba. Dengan demikian kamu dapat bercengkerama dengan sahabat, menyambut kerabat, atau berakrab dengan mertua dalam satu waktu. Tetapi realitanya, saat kamu baru saja berbincang-bincang dengan teman lama, pundakmu ditepuk dari belakang oleh kerabatmu yang tinggal jauh dari daerahmu.

Semua orang akan berlomba-lomba mengucapkan selamat atas pernakahanmu. Walaupun terdengar biasa, tetapi ucapan terima kasih darimu itu sangat bermakna lebih bila disertai dengan senyuman paling tulus. Dan lagi-lagi ini adalah sesuatu yang normal bagi pengantin.

5. Acara Semakin Ramai

acara semakin ramai
catatankecil.com

Berada di acara yang menjadi sejarah dalam hidupmu ini seperti di alam mimpi. Misalnya, Wah! Itu teman kerjaku! Dan itu bibiku! Lalu itu kawan lamaku yang paling karib! Atau mungkin, Luar biasa, akhirnya aku bisa mengenakan baju pengantin!

Kamu akan merasa melayang seperti di awang-awang, rasanya seperti berada di negeri kahyangan. Tetapi tenangkan dirimu dan kamu harus tetap fokus. Ingat, kamu disini masih menginjakkan kaki di bumi. Tetapi sedikit meluapkan kegembiran tak masalah. Bagaimanapun juga, ini adalah hari bersejarah.

6. Khawatir, Pada Jalannya Acara

jalannya acara
acehvideo.tv

Ketika acara inti (ijab qabul) sudah selesai, saat itu juga kamu akan mulai khawatir terhadap hal-hal kecil yang merupakan pendukung kelancaran dari jalannya acara. Saat melihat banyaknya tamu undangan yang dapat, bisa maka kamu akan merasa was-was dengan jumlah makanan ada, apakah dapat dapat mencukupi atau tidak.

Kemudian juga saat kamu melihat langit yang mulai mendung, maka kamu akan berpikir hujan akan dapat menghalangi orang-orang yang hendak hadir dalam hari bersejarahmu itu. Yang perlu kamu ingat bahwa hakikat dari turunnya hujan adalah rahmat. Tetaplah tenang dan nikmati saja acara pernikahannya.

7. Jadi Pusat Perhatian Semua Orang

jadi pusat perhatian
youtube.com

Menjadi pengantin perempuan berarti menjadi ratu dalam sehari. Mulai dari dandanannya, busananya, samapi perhiasannya dibuat sedemikian rupa sampai mencerminkan sosok ratu. Oleh sebab itu, mau tidak mau kamu juga juga harus bertingkah laku layaknya ratu, yang bijak, anggun, dan menjadi panutan rakyat.

Seluruh mata akan tertuju padamu. Jadi wajar bila kemudian kamu salah tingkah sebab tidak biasanya kamu diperhatikan oleh orang banyak.

8. Dilema, Ingin Waktu Berputar Lambat atau Cepat

waktu berputar cepat
hipwee.com

Disini kamu akan paham bagaimana teori relativitas waktu itu bekerja. Kamu ingin waktu berjalan dengan lambar agar keceriaan dari setiap orang bertahan lama. Bahkan jika bisa, kamu ingin menghentikan waktu di momen bahagiamu tersebut.

Waktu disini akan menjadi lentur. Satu jam akan terasa seperti satu menit. Dan bahkan satu menit terasa seperti satu jam. Ah, dilema! Hal tersebutlah yang akan kamu rasakan.

BACA JUGA: 8 Resiko Menikah Dengan Perempuan Lebih Tua

9. Ingin Segera Bertemu Dengan Si Dia

ingin segera bertemu
anugerahilya.blogspot.com

Terutama apabila keluargamu merupakan pemegang adat yang kuat, maka sudah di pastikan kamu tidak bisa bertemu dengan Si Dia sampai hari H tiba. Lalu tibalah hari itu. Dan akhirnya kamu pun bisa bertemu dengannya.

Detik-detik pertemuan akan terasa menegangkan. Rasa rindu akan masuk mengisi seluruh hatimu. Apalagi kalau calonmu itu berasal dari kota yang bertempat jauh dari tempat tinggalmu.

Penghulu sudah memberi kode kepada keluargamu bahwa ia sudah siap untuk menikahkanmu dengannya. Tetapi si dia tak kunjung datang. Berbagai pikiranpun melintas dalam benakmu.

Apakah dia baik-baik saja di jalan? Perjalanannya sudah samapi mana? Mengapa dia belum datang juga? Apalah artinya catering dan semua persiapan ini tanpa kehadiran si calon suami? Apakah pernikhanku akan terancam batal?

Stop! Kamu tidak perlu panik, karena dia akan segera datang dan semua rindumu itu bisa terobati.

Leave a Comment