Mengirim Undangan WA Ada Seninya
Mentang-mentang digital, bukan berarti bisa asal "Forward" ke semua kontak. Etika mengirim undangan via WhatsApp sangat krusial agar tamu merasa dihargai dan mau datang.
Template 1: Untuk Rekan Kerja / Atasan (Formal)
"Yth. Bapak/Ibu [Nama],
Assalamualaikum Wr. Wb.
Tanpa mengurangi rasa hormat, perkenankan kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dan memberikan doa restu pada pernikahan kami:
Andi & Rina
Detail acara dan lokasi dapat diakses melalui e-invitation berikut:
👉 undangan.pro/AndiRinaWedding
Merupakan suatu kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu berkenan hadir.
Terima kasih."
Template 2: Untuk Teman Akrab / Grup (Casual)
"Guys! Akhirnya pecah telor juga! 🤣
Mohon doa restunya ya, gue sama [Nama Pasangan] bakal nikah nih. Dateng ya, nggak ada lo nggak rame!
Info lengkap cek di sini:
👉 undangan.pro/AndiRinaWedding
Ditunggu kehadirannya! Thanks guys!"
Tips Penting
Selalu tulis nama penerima di awal pesan (Japri). Jangan gunakan istilah "Untuk Semua" atau pesan forward tanpa edit. Tamu ingin merasa diundang secara personal.